Friday, 15 November 2013

BLACK ODYSSEY Part 3: Kediri, Reign of Fire

Catatan arah ke markas band Immortal Rites telah lengkap, jadilah dengan kereta ekonomi kami berangkat menuju Kediri. Setibanya kami langsung dijemput Billy vokalis Pandhowo yang juga adalah adik dari Doni gitaris Immortal Rites.

Doni langsung menjamu di distro miliknya Mystic Division 99 tidak jauh dari RS. Baptis. Dari koleksi cd, kaos dan aksesoris metal yang dijual tampak dinamika scene metal yang sangat aktif di kota Kediri. Berbagai scene di kota ini menjadi satu, sangat kompak dan saling mendukung.

Perkenalan dan bincang-bincang dilanjutkan di rumah Doni sekitar lima ratus meter dari MD99. Di bagian belakang rumahnya, sebuah kamar terbuka kecil dengan poster-poster dan foto-foto perjalanan karir Immortal Rites. Walaupun sempit kamar ini telah menjadi satu pusat berkumpulnya komunitas underground di Kediri. Bersama kami hadir juga Win, bassist Immortal Rites yang menyempatkan diri disela kesibukannya sebagai panitia perayaan 1 Suro.

Dari perbincangan kami tentang Javanese Black Metal mengarah ke topik yang menarik yaitu pelestarian situs-situs bersejarah Jawa. Doni dan kawan-kawan pengusung Javanese Black Metal menempatkan situs bersejarah menjadi titik penting dalam bermusik. Candi-candi dan situs yang biasa disebut keramat telah menjadi kebutuhan inspirasi, spiritual, sejarah, dan kesadaran menjaga warisan budaya. Saya dan Yuka sempat diajak untuk ikut serta dalam kunjungan mereka ke beberapa candi di Jawa Tengah yang berhubungan dengan materi untuk album baru Immortal Rites.

Album kompilasi Metal Aggression yang
didukung oleh Walikota Kediri
Saya sempat bertanya apakah memungkinkan untuk mewawancarai Arifin, mantan vokalis Immortal Rites yang juga adalah kolega Doni dalam studi kejawaan. Sayang sekali dari penuturan Doni maupun Win sepertinya butuh pendekatan yang lebih jauh untuk bisa mewawancara Arifin dengan kondisi emosi yang meledak-ledak. Walaupun tidak aktif lagi sebagai vokalis, Arifin kerap bertindak sebagai penulis lirik-lirik Immortal Rites. Terutama yang berbahasa Jawa dan membutuhkan interpretasi yang dalam.

Pukul 2 dini hari saya dan Yuka diantar oleh Doni ke tempat perhentian bus untuk menuju Solo, mengejar acara Press Conference Rock In Solo 2013 sekaligus Launching DVD Rock In Solo 2012. Kami berjanji untuk bertemu lagi dengan Doni cs. di ganasnya moshpit Rock In Solo. Hellyeah!!!

Tujuan berikut: Surakarta

Link:

Post a Comment