Saturday, 11 June 2011

KRETEK HUNTING FOR DUMMIES

Di tengah kontroversi untuk mengangkat rokok kretek sebagai warisan budaya Indonesia, saya lebih memilih menjadikannya koleksi. Tidak terbatas pada kretek saja, tapi rokok bercita rasa mild juga jadi sasaran. Mungkin karena latar belakang seni rupa membuat saya tertarik para desain dan merek. Dari yang terdengar eksklusif sampai dengan yang ‘ugal-ugalan’.

Saya mulai koleksi belum genap satu tahun (sejak akhir 2010) belum banyak yang bisa dikumpulkan. Ini adalah suatu perburuan tanpa henti mengingat bahwa mungkin pabrik tersebut besok sudah bangkrut atau mereknya dihentikan produksinya.

‘Uncle’ Jaya (gitaris band Roxx) pernah berkata bahwa saya harus mendapatkan rokok asal Jawa Timur bermerek METALLICA dengan bungkus berwarna hitam. Seorang kawan di Malang juga merekomendasikan merek TALI KUTANG untuk menjadi sasaran perburuan.

Ketika Googling saya mendapatkan koleksi rokok dari berbagai kolektor yang telah lama berburu dimana merek yang aneh dan lucu ada di luar sana. Dari perjalanan ke luar daerah dan oleh-oleh dari teman, inilah koleksi kecil saya.


Desain eksklusif yang laku di daerah Padang dan sekitarnya.


Copycat Sampoerna A Mild.


CRYSTAL membangkitkan memori lama ketika awal merokok dengan dana minim.

ULTIMATE Special Edition. Kesam pertama tampak seperti kemasan kondom.


PROFILL buatan Cirebon nemu di Payakumbuh. Isi 20 batang kretek Rp. 4.000,- panjangnya sama dengan GG Surya 16.

LAPTOP dengan kemasan eksklusif ala Sampoerna Avolution.




Rokok dari Sumatera, banyak beredar softpack sebagian buatan Medan.


Jajaran copycat serupa Djarum Coklat. Perhatikan logo Tujuh B yang serupa Djarum 76.


Rokok herbal, belum jelas apa faedahnya.








Cerutu dari Bali, mungkin untuk selera turis.




Post a Comment